Blitar – Program Studi D3 Kebidanan di Universitas Madani Indonesia (UMINA) terus memperkuat kualitas pendidikan melalui penyusunan dokumen kurikulum terbaru yang menjadi pedoman utama dalam proses pembelajaran. Dokumen kurikulum ini disusun oleh tim akademik Fakultas Sains dan Teknologi sebagai landasan untuk mencetak tenaga bidan yang profesional, kompeten, dan siap melayani masyarakat.
Dokumen kurikulum yang disusun pada Mei 2025 tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Penyusun, Bdn. Wening Pangesthi Maharani, M.Keb, bersama tim akademik Program Studi D3 Kebidanan. Kurikulum ini dirancang berdasarkan standar pendidikan tinggi serta menyesuaikan dengan perkembangan pendidikan kebidanan di Indonesia.
Dalam pengantar dokumen tersebut dijelaskan bahwa kurikulum disusun dengan mempertimbangkan standar yang ditetapkan oleh organisasi profesi serta lembaga pendidikan kebidanan di Indonesia. Hal ini bertujuan agar proses pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Program pendidikan Diploma III Kebidanan sendiri merupakan jenjang pendidikan tinggi di bidang kesehatan yang bertujuan menghasilkan Ahli Madya Kebidanan yang memiliki kemampuan memberikan pelayanan kebidanan secara profesional. Lulusan program ini dipersiapkan untuk mampu memberikan asuhan kebidanan pada berbagai tahap kehidupan perempuan dan anak.
Dalam praktiknya, lulusan diharapkan mampu memberikan pelayanan kebidanan pada masa kehamilan, proses persalinan, masa nifas, hingga perawatan bayi baru lahir. Selain itu, mereka juga dilatih untuk memberikan pelayanan keluarga berencana, perawatan bayi dan balita dalam kondisi normal, serta melakukan deteksi dini terhadap kondisi kegawatdaruratan dalam praktik kebidanan.
Kurikulum ini juga menekankan pentingnya penerapan standar operasional dan prosedur medis yang tepat dalam setiap pelayanan kesehatan. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki kemampuan teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara langsung di lapangan.
Penyusunan kurikulum ini menjadi langkah strategis bagi UMINA dalam meningkatkan mutu pendidikan serta memastikan bahwa lulusan Program Studi D3 Kebidanan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan saat ini.
Melalui kurikulum yang terstruktur dan berbasis kompetensi tersebut, UMINA berharap dapat melahirkan tenaga bidan yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan ibu dan anak di tengah masyarakat.

0 Komentar